Travel

Sempat Ditahan karena Diduga Mabuk, Pramugari Ini Akhirnya Dibebaskan

Seorang pramugari yang diduga mabuk saat penerbangan ditangkap di bandara saat ia mendarat. Pramugari bernama Julianne March ditangkap di Bandara South Bend, Indiana. Pramugari United Airlines ini ditangkap saat pesawat mendarat dalam penerbangan dari Bandara Internasional O'Hare di Chicago ke South Bend, Indiana.

Setelah mendarat di South Bend, petugas naik pesawat untuk mengawal pramugari itu. Surat pernyataan penangkapan mengatakan dia berada di bawah pengaruh alkohol atau menderita "masalah medis". Setelah melihat polisi, pramugari yang ditangkap tampak menangis.

Jaksa penuntut kepada Thesun.co.uk, mengatakan pramugari tersebut ketika ditanya di kota mana pesawat itu mendarat, dia menjawab Chicago. Sebuah tes breathalyser menemukan levelnya adalah 0,204 atau lima kali lipat dari batas normal alkohol untuk pramugari. Julianne March akhirnya mengakui minum dua botol minuman mengandung alkohol sebelum mulai bekerja pada hari itu.

Penerbangan United Airlines dalam penerbangan Julianne March dioperasikan oleh Air Wisconsin, dengan kru dan pramugari Air Wisconsin. Artinya, Julianne March adalah pramugari Air Winconsin. Air Wisconsin membenarkan bahwa Julianne March adalah krunya.

Air Wisconsin mengatakan kepada wartawan bahwa Julianne March tidak lagi menjadi karyawan perusahaan. Meski sempat ditangkap, Julianne March akhirnya dibebaskan namun akan kembali ke pengadilan pada 29 Agustus 2019. Sebelumnya, seorang penumpang pesawat United Airlines melaporkan pramugari di pesawat yang ia tumpangi tampak mabuk.

Tweet warganet dengan akun @aaronscherb tersebut dibalas oleh akun resmi United Airlines. United Airlines menjawab untuk meneruskan lewat pesan pribadi. “Kami mengharapkan maskapai penerbangan regional kami untuk mengambil tindakan yang tepat sebagaimana diperlukan ketika masalah seperti ini terjadi pada karyawan mereka," kata juru bicara United Airlines.

"Secara hukum dan berkaitan dengan badan pengawas, ini adalah masalah Air Wisconsin," kata juru bicara United Airlines tersebut. Seorang pramugari ditangkap di Bandara Newcastle, Inggris. Pramugari easyJet ditangkap di Bandara Newcastle karena diduga mabuk selama penerbangan.

Melansir Dailymail, kejadian itu terjadi saat penerbangan dari Alicante ke Newcastle, Sabtu (19/8/2019). Polisi yang ada di Bandara Newcastle dikirim untuk menangkap seorang awak kabin yang diyakini berada dalam pengaruh alkohol. Pramugari bernama Julie Birkett dituduh melakukan hal tidak pantas saat penerbangan karena minuman alkohol.

Dia dijadwalkan segera disidang di hadapan hakim di North Tyneside pada 4 September mendatang. Julie Birkett dilaporkan tidak bekerja di easyJet. Julie Birkett ditangkap di bandara setelah penerbangan dari Bandara Alicante Elche, Spanyol.

Penerbangan berangkat pukul 11.40 malam dan tiba di Bandara Newcastle sekitar pukul 1.10 pagi hari Sabtu. "Pada dini hari Sabtu, polisi dihubungi oleh Air Traffic Control di Bandara Newcastle yang melaporkan seorang anggota awak kabin dalam penerbangan yang masuk diyakini berada di bawah pengaruh alkohol," kata seorang juru bicara Kepolisian Northumbria. Laporan seorang pramugari dilakukan oleh kapten pesawat.

"Kami dapat mengkonfirmasi bahwa penerbangan EZY6420 dari Alicante ke Newcastle dipenuhi oleh polisi atas permintaan kapten," ujar eorang juru bicara easyJet. “Seorang anggota kru ditangkap, kemudian didakwa dan tidak lagi bekerja untuk easyJet. Juru bicara easyJet mengatakan tidak dapat mengomentari penyelidikan yang sedang berlangsung.

"easyJet memiliki kebijakan nol toleransi pada obat obatan dan alkohol dan aturan dan peraturan kami sangat jelas. Keselamatan penumpang dan awak kami adalah prioritas utama kami," kata juru bicara easyJet.

5 Tempat Makan untuk Mencicipi Kuliner Ekstrem di London

Previous article

Datang ke Sanur Village Festival 2019? Cobain 4 Kuliner Favorit di Bali Ini

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *