Nasional

Polisi Buru Bos Besar Muncikari Prostitusi Kelas Atas yang Jajakan Artis menuju Pria Hidung Belang

Fakta baru skandal yang melibatkan mantan finalis Indonesia, ternyata (S) bukanlah muncikari utama dalam bisnis lendir tersebut. Kapolda Jatim, mengatakan, yang ditangkap Selasa (29/10/2019) kemarin, bukanlah pelaku utama yang menggerakkan praktik tersebut. Ternyata ada sosok lain yang berperan penting dibanding Soni, yakni seorang pria berinisial D.

"Ini akan berkembang ke mucikari (baru) atas nama (inisial) D," kata Luki saat ditemui di Lapangan Mapolda Jatim, Senin (4/10/2019). Menurut Luki, muncikari D ini merupakan bos dari Soni dan berperan penting dalam praktik prostitusi tersebut. Diungkap Soni kepada penyidik memiliki seluruh daftar talent atau wanita yang dijajakan kemolekkan tubuhnya.

"(Inisial D) bosnya mucikari. Dia yang memegang database semua wanita," jelasnya. Bahkan, lanjut Luki, D dinilai mengetahui hampir keseluruhan sosok klien yang memesan jasa esek esek tersebut, termasuk jumlah nominal yang dibayarkan. "Menurut pengakuan sangat besar sekali, yang order talent artis di setiap kota, nanti kami dalami," tuturnya.

Informasi awal mengenai sosok D, lanjut Luki, merupakan orang yang bekerja dalam manajemen artis. "Kalau kami sudah ungkap nanti akan tahu jaringannya ini manajemen. Sementara ini dia menjadi manajer artis, katanya S," jelasnya. Luki menuturkan, pihaknya masih akan terus mendalami skandal tersebut dan mengejar si muncikari berinisial D.

"D itu masih dicari, karena dari S kemarin banyak info yg kami dapat, dari hasil pemeriksaan dan data digital dari S," tuturnya. Termasuk memanggil dua wanita publik figure berinisial B dan IS sebagai saksi atas skandal tersebut. "Udah kami panggil, minggu ini kami luncurkan IS dan B, mudah mudahan dari situ akan berkembang karena ini akan membuka jaringan semuanya," pungkasnya.

Kapal Riset Baruna Jaya I Dikerahkan buat Pemeliharaan Buoy Ina-TEWS

Previous article

Warga Keluhkan Panas & Gersang Pohon-pohon Ditebang di Trotoar Cikini

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *