Metropolitan

PKS Sebut Warga Jakarta Dizalimi Pihak yang Menunda-nunda Proses Pemilihan Wakil Gubernur

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin menyebut warga Ibu Kota dizalimi oleh pihak yang sengaja menunda nunda proses pengisian kursi wakil gubernur DKI. Menurutnya penundaan terisinya kursi Walik Gubernur DKI berdampak pada kinerja Gubernur Anies Baswedan dalam menyelesaikan kompleksnya permasalahan Jakarta. "Terzholimi kalau menunda nunda pemilihan Wagub, menzholimi masyarakat Jakarta karena akan mengganggu kinerja gubernur," ucap Arifin saat ditemui di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).

Untuk kandidat wagub DKI, PKS masih mempertahankan dua nama yang sedari awal mereka usung, yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Tapi dua nama tersebut bisa saja berubah, mengingat Partai Gerindra juga mengajukan empat nama baru ke PKS untuk disetujui. DPP PKS yang punya kewenangan untuk memutuskan soal tersebut.

Saat ini PKS sedang mengkaji usulan empat nama Gerindra. Arifin masih menunggu bagaimana laporan hasil kajian tersebut. "Sementara belum (tidak berubah). Kita tunggu perkembangannya karena ada masukan empat nama dari Gerindra. Itu sedang dipelajari oleh PKS," ucapnya.

"Ini kan usulan gerindra ke DPP PKS. Nanti DPP PKS akan menerima atau tidak itu sedang dikaji," lanjut dia dia. Sejak Sandiaga Uno memilih meninggalkan jabatan Wakil Gubernur DKI pada Agustus 2018 silam, kini Anies Baswedan belum memiliki Wakil Gubernur. Dua partai pengusung Anies Sandi pada Pilkada DKI 2017 masih belum satu suara soal sosok pengganti Sandiaga.

Jika dihitung sampai sekarang, Gubernur Anies Baswedan sudah satu tahun tiga bulan sendirian mengurusi Jakarta.

Diprakirakan Tak Turun Hujan Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Kamis 21 November 2019

Previous article

23 Hingga 26 November 2019 Padatnya Agenda Kunjungan Paus Fransiskus di Jepang

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *