Kesehatan

Picu Gangguan Otak Hingga Alami Kebutaan Bahaya Main Game di Tempat Gelap Yang Sering Diabaikan

Kebiasaan main game ditempat gelaptidak menutup kemungkinan berdampak pada kesehatan. Termasuk picugangguan otakhinggakebutaan. Gangguan otakhinggakebutaanternyata bisa dipicu akibat seringmaingameditempat gelap.

Pasalnya, kebiasaan anak milenial yang seringmaingameditempat gelaptidak menutup kemungkinan berdampak pada kesehatan, termasuk picugangguan otakhinggakebutaan. Tak hanya picugangguan otakhinggakebutaan, seringmaingameditempat gelapternyata juga sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia. Seperti yang diketahi, di era sekarang ini, masyarakat sulit lepas dari gadget.

Terlebih pertumbuhan teknologi yang semakin pesat membuat banyak fitur menarik di ponsel salah satunyagame. Baikgameonline maupun offline banyak digemari terutama kalangan anak anak hingga orang dewasa. Kebiasaan maingamehingga larut malam dan di tempat gelap misalnya di kamar miliki dampak buruk bagi kesehatan.

Seperti halnya dampak buruk dari sering maingamedi tempat gelap yaitu bisa picu gangguan otak hingga kebutaan. Melansir dari laman Business Insider, sering terpapar cahaya layar ponsel pada malam hari bisa berdampak buruk pada otak dan tubuh manusia. Menurut studi dari Harvard Health Publications, tubuh manusia memiliki siklus natural untuk tetap terjaga pada siang hari dan tidur pada malam hari.

Sementara itu paparan sinar ponsel dapat merusak siklus natural tersebut. Alhasil otak akan berhenti memproduksi melatonin. Pembunuh Bayaran

1.GangguanOtak Otak akan berhenti memproduksi melatonin yang dibutuhkan tubuh. Melatonin sendiri adalah hormon yang merangsang tubuh untuk tertidur.

Jadi jika produksi melatonin terganggu, maka siklus tidur juga akan terganggu sama seperti jet lag. Tak hanya itu, akibat produksi melatonin terganggu, maka siklus istirahat otak pun ikut dipengaruhi. Secara tidak langsung, hal itu dapat menyebabkan berkurangnya daya ingat otak, dan sulit menangkap pelajaran atau hal hal baru.

Bahkan kurangnya hormon melatonin juga akan mengakibatkan otak sulit berkembang, hingga bisa berdampak pada penyakit kelupaan alzheimer. Tak sampai di situ saja, akibat dari kekurangan hormon melatonin juga bisa mengakibatkan gangguan psikologis, seperti depresi. Paparan sinar layar ponsel juga dapat mengurangi jumlah kedipan mata, sehingga berimpikasi pada ketegangan mata, iritasi, kekeringan, hingga mata kabur.

2. Kebutaan Tak hanya iritasi, kekeringan, hingga mata kabur, kebutaan juga merupakan salah satu risiko yang bisa terjadi akibat kerap bermain ponsel di kegelapan. Bahkan, belum lama ini ada kasus kebutaan akibat kerap bermaingamedi tempat gelap.

Dilansir dari laman Kompas.com, Surya Utama (19) warga Kabupaten Asahan kehilangan kemampuan melihatnya sejak Juni lalu. Pasalnya, cahaya yang dapat ditangkap matanya sanga sedikit. Bahkan, sorot lampu senter yang diarahkan ke matanya tak mampu terlihat.

Pada Selasa (10/9/2019) siang, Surya bersama kedua orangtuanya berada di Rumah Sakit Khusus Mata, Sumatera Eye Centre (SMEC) Medan. Ia menduga, kebutaannya berhubungan dengan hobinya maingame3 5 jam sehari di waktu malam, kadang di tempat gelap sekalian mengisi daya HP. Awalnya, ia merasa matanya memerah dan pandangannya mulai kabur.

Saat diperiksa, dr Pinto Yusneni Pulungan SpM yang memeriksa Surya mengatakan, pasien itu datang dengan diagnosa mengalami glaukoma. "Glaukoma primer itu, penyakit generatif atau tidak sembuh, dengan peninggian tekanan bola mata dan kerusakan pada saraf penglihatan,"kata Pinto. Saat dilakukan scanning, ternyata saraf mata Surya mengalami atrofi.

"Dari hasil scanning, sudah kita dapatkan bahwa saraf dia sudah mengalami atrofi atau kematian saraf,"jelas Pinto.

Akan Banyak Saling Tuding Siapa yang wajib Dikambinghitamkan Pengamat

Previous article

Ganjar Tegaskan Dirinya Ikut Bersalah Jika Jateng Banjir Dibandingkan dengan Anies

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *