Kesehatan

Pembersih Dudukan Toilet Tidak 100 Persen Membasmi Kuman

Hadirnya inovasi produk toilet seat sanitizer atau pembersih dudukan toilet, kini banyak diandalkan untuk membersihkan dudukan toilet umum. Saat ini trennya pembersih dudukan toilet disajikan dalam kemasan spray yang tinggal disemprotkan saja pada dududkan toilet sebelum digunakan. Namun apakah seat sanitizer pasti membersihkan dudukan toilet umum dari kuman?

Dokter mikrobiologi klinis, Dr. dr. Wani Gunardi, SpMK(K) menyebutkan fungsi pembersih dudukan itu tidak 100 persen membersihkan kuman, namun dapat meminimalisir kuman. “Kalau keadaan toilet sudah kotor, kemudian di semprot, itu hanya mengurangi sedikit, (efektifitasnya sedikit). Karena bakteri itu kan tumbuh terus, dan cepat tumbuhnya,” ungkap dr. Wani saat ditemui di acara Vixal di Jakarta Selatan, Minggu (17/11/2019). Kebersihan toilet umum kembali lagi pada seberapa sering toilet tersebut dibersihkan. Proses pembersihan dengan cara mengelap, menyikat, atau menyiram masih yang paling ampuh mematikan kuman.

“Kalau bersihinya tidak rutin, jumlah kumannya hanya turun sedikit ketika di semprot, berbeda kalau kita kontrol rutin dengan membersihkan,” tutur dr. Wani. Walaupun tidak 100 persen membersihkan kuman, tapi tetap gunakan spray pembersih dudukan toilet sebagai upaya menjaga kebersihan. Pentingnya menjaga kebersihan toilet karena toilet merupakan gudangnya virus dan kuman yang bisa masuk ke dalam tubuh dan dapat menyebabkan penyakit seperti pencernaan seperti diare, muntah hingga tifus.

“Di toilet umum untuk bagian bagian yang kontak langsubg dengan tubuh pastikan bersihkan dulu, bisa dengan tisu yang mengandung disinfektan, untuk mengurangi jumlah bakteri yang ada,” pungkas dr. Wani.

Jangan senang Berkomentar Masalah Agama yang Kita Tidak Pahami Politikus PKS

Previous article

Tips Membersihkan Toilet Agar Kuman Tidak Menyebar

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *