Sport

Oegroseno: Semoga Petenis Muda Indonesia Beri Harapan di Kejuaraan Tenis Meja Asia

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komjen Pol (Purn) Oegroseno memaparkan alasannya menurunkan atlet muda pada kejuaraan tenis meja Asia. Kejuaraan bertajuk SSP 24th IITF Asian Table Tennis Championship 2019 akan diadakan di GOR Sasana Among Raga, Yogyakarta pada 15 22 September 2019. “Beberapa negara dunia sudah gunakan atlet muda. atlet senior sudah mulai istirahat. Mudah mudahan atlet yang muda muda kita ini bisa beri prestasi yang baik danmudah mudahan mereka bisa berikan harapan baru,” kata Oegroseno dalam konferensi pers di Gedung Fx, Sudirman, Jakarta, Senin (2/9/2019).

“Atlet muda, saya rasa fighting spiritnya lebih besar dari atlet senior,” sambungnya. Sementara itu mengenai target di kejuaraan Asia nanti, Oegroseno tak mematok tinggi. Ia hanya ingin atlet atlet muda Indonesia bisa dapat pengalaman, dan jadi bekal sebelum turun di SEA Games 2019.

“Kita tahu atlet tenis meja yang bagus bagus ada di Asia. Saya lihat olahraga menang kalah biasa. Kalau lihat kemauan mereka, fighting spirit mereka,lebih baik mereka kita beri kesempatan dulu dan semoga bisa tampil maksimal,” ujarnya. Setelah mengikuti kejuaraan Asia, atlet tenis meja Indonesia akan kembali dipersiapkan jelang SEA Games 2019 Sebenarnya, atle atlet tenis meja Indonesia diagendakan melakukan TC ke China sebelum kejuaraan Asia ini, namun karena kendala pendanaan dari Kemenpora belum turun mereka pun baru akan berangkat setelah kejuaraan Asia.

“Di sini saya turunkan semua atlet sebagai uji coba. Kemarin harusnya sudah berangkat ke China, tapi karena MoU dengan kemenpora belum jadinya kami belum berangkat,” “Jadi setelah kejuaraan ini kita berangkatkan, kalau kemenpora masih ragu saya akan berangkat dengan uang sendiri,” tegasnya.

Sederet Manfaat Minum Kopi bagi Kaum Hawa

Previous article

Prevalensinya Naik: Waspadai Diabetes Mellitus, Penyakit Pembunuh Nomor 4 di Dunia

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *