Internasional

Nike Women Unggah Foto Model Berambut Ketiak di Instagram, Kampanyekan Definisi Cantik Natural

Nike Women berniat mengampanyekan kecantikan natural lewat sebuah foto. Foto tersebut diunggah di Instagram resmi milik Nike Women pada Kamis (25/4/2019) lalu. Keterangan unggahan @nikewomen menuliskan satu kalimat singkat: 'big mood'.

Akun tersebut juga menandai sang model @annahstasia. Annahstasia terlihat sedang menatap tajam ke arah kamera dengan mengangkat satu tangannya ke arah belakang kepalanya. Tak hanya itu, Annahstasia Enuke juga berpose dengan menarik tali bra olahraga di sisi bahu sebelahnya.

Namun, ada yang mencuri perhatian dari foto tersebut. Dalam pose itu Annahstasia Enuke menampilkan rambut ketiaknya yang tipis. Sayangnya, unggahan tersebut menjadi kontroversial.

Pasalnya, adanya rambut ketiak itu menyebabkan para warganet ramai berkomentar. Banyak dari mereka yang memuji dan membela foto model berambut ketiak. Namun, tak sedikit pula yang menghina adanya rambut ketiak di iklan produk Nike Women ini.

Seorang warganet bahkan ada yang mengomentari dengan emoji muntah di unggahan tersebut. Ada dari mereka yang menyarankan untuk mencukur rambut ketiak sang model. Sementara, warganet lain justru berterima kasih kepada Nike karena telah memberikan dukungan kepada mereka menjadi cantik alami.

Komentar warganet yang kontroversial ini mengingatkan kita bahwa persoalan rambut di tubuh, khususnya pada wanita, adalah hal yang kompleks. Sebab, pandangan mengenai rambut pada tubuh wanita itu mencampurkan antara norma sosial, preferensi pribadi, bahkan pandangan politik. Sebenarnya, menghilangkan rambut di tubuh seperti di bagian ketiak, kaki, lengan, merapikan rambut alis, atau bahkan rambut di organ vital merupakan fenomena yang tergolong relatif baru.

Hal ini terjadi karena adanya pergeseran sikap dan pandangan pada akhir 1880 an yang menjadikan pencukuran rambut bermula dari teori evolusi Darwin. Teori tersebut membedakan ras, perkembangan, dan perbedaan jenis kelamin. Adanya perbedaan yang jelas antara maskulin dan feminin juga menjadikan cukur rambut sebagai sebuah tren.

Namun, ada juga sikap positif yang dikatakan oleh Maya Singer dalam sebuah artikelnya yang dimuat di Vogue tahun 2018. Dalam artikel tersebut dituliskan pula bahwa norma rambut tubuh sudah berubah. Sekarang wanita bebas memilih untuk tetap dengan rambut tubuh atau tidak memiliki rambut sama sekali.

‎Kepala BSSN : Silakan Gabung dengan Kami di STSN, Belajar Empat Tahun Free

Previous article

Cari Mobil Baru Ga Ribet, Datang Aja Ke Telkomsel IIMS 2019! Banyak Promo Lho!

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *