Travel

Negara yang Pernah Ditutup buat Wisatawan hingga Tak Ada Internet 9 Fakta Unik Bhutan

Ada berbagai fakta unik Bhutan yang wajib diketahui wisatawan yang ingin liburan ke Bhutan. Fakta unik Bhutan ini mungkin jarang diketahui traveler. Oleh karena itu, traveler wajib tahu fakta unik Bhutan agar tidak kaget saat liburan ke sana.

Percayalah Bhutan yang istimewa dan berbeda dengan negara lainnya. Traveler yang ingin mengunjungi Bhutan wajib tahu berbagai fakta unik Bhutan di bawah ini. Bhutan pernah ditutup untuk wisatawan pada tahun 1974.

Dulunya hanya undangan yang boleh masuk ke Bhutan. Namun, saat ini wisatawan asing bisa memasuki Bhutan dengan biaya tinggi. Semua perjalanan ke Bhutan diatur oleh agen resmi pemerintah.

Semua kebutuhan perjalanan akan diurus oleh pemerintah. Ibu kota Bhutan, Thimphu tidak memiliki lampu lalu lintas. Biasanya jalan jalan diatur oleh petugas.

Julukan “The Land of Thunder Dragons” ini karena Bhutan sering terkena badai besar. Bhutan adalah negara pertama melarang tembakau pada tahun 2004. Meski rokok jarang ditemukan namun narkoba dan alkohol jadi dua masalah yang ada di negara tersebut.

Agama Buddha adalah bahasa resmi dan juga ada agama Hindu. Olahraga nasional di Bhutan adalah memanah. Pada tahun 2001, Bhutan mencabut larangan TV dan internet.

Bhutan adalah negara yang terakhir yang mencabut larangan itu. Hari ini traveler bisa melihat telepon seluler digunakan di ibu kota Thimphu. Gangkhar Puensum adalah gunung tertinggi di Bhutan dan dianggap sakral oleh penduduknya.

Gunung ini dianggap sakral sehingga tidak ada yang pernah naik sampai ke puncaknya. Saat ini adalah gunung tertinggi di dunia untuk yang belum pernah didaki. Bhutan adalah satu satunya negara yang memiliki kewajiban konstitusional untuk melestarikan lingkungan.

Jaid traveler yang mencintai lingkungan harus mengunjungi negara ini.

UN Akan Dipercepat Saat Siswa di Kelas 8 & 11 Mendikbud

Previous article

Pernah Direhabilitasi Berulangkali Tertangkap Mengapa Ibra Azhari Masih Kecanduan Narkoba

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *