Bisnis

Maskapai Lain Larang Selfie di Kabin, AirAsia Justru Gelar Kontes Foto di Pesawat

Akhir akhir ini ramai diperbincangkan di sosial media soal Garuda Indonesia mengimbau penumpang tak mendomentasikan kegiatan di pesawat. Selain itu, Lion Air mengharuskan penumpang meminta izin terlebih dahulu jika ingin mengambil foto dan video dalam penerbangan. Di tengah kondisi seperti itu, maskapai berbiaya hemat AirAsia justru mengadakan kontes foto dalam pesawat lewat Instagram dan Facebook.

B0A8e0Ihduo/?igshid= k4d1qdw420j4 Dalam postingan pada Rabu, (17/7/2019), perusahaan maskapai asal Malaysia itu menawarkan hadiah tiket liburan gratis ke Lombok, NTB dan Labuan Bajo, NTT. Kontes ini berlangsung selama 17 22 Juli mendatang.

Sebanyak dua pemenang dapat memilih hadiah tiket penerbangan antara Jakarta ke Lombok, atau Bali ke Labuan Bajo. Pihak AirAsia akan mengumumkan pemenang pada 24 Juli 2019. Keberadaan kontes tersebut dibenarkan oleh Head of Corporate Secretary AirAsia Indonesia, Baskoro Adiwiyono. "Betul. Infonya bisa lihat di postingan IG dan resmi kami," katanya.

Di lain pihak, Garuda Indonesia menerapkan imbauan kepada para penumpang untuk tidak mengambil gambar, foto maupun video, di dalam kabin pesawat. Alasannya, demi menjaga privasi penumpang lain dan juga keselamatan selama penerbangan. Meski begitu, penumpang masih diperbolehkan mengambil foto diri (selfie) untuk kepentingan pribadi di dalam kabin pesawt. "Penumpang tetap dapat melakukan pengambilan gambar untuk kepentingan pribadi, misalnya melakukan swaphoto selama tidak mengganggu kenyamanan atau merugikan penumpang lain," ujar VP Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan dalam keterangan tertulis, Selasa (16/7/2019).

Ikhsan mengatakan, surat edaran berisi imbauan itu dimaksudkan agar penumpang menghormati privasi penumpang lain dan awak pesawat yang sedang bertugas. Hal itu untuk memastikan seluruh operasi penerbangan Garuda Indonesia sejalan dengan aturan dan perundangan undangan yang berlaku termasuk UU Penerbangan dan UU ITE, dan UU terkait lainnya. Menurut dia, Garuda Indonesia mendapat laporan dari penumpang lain yang merasa tidak nyaman dan terganggu dengan adanya pengambilan gambar dan kegiatan dokumentasi tanpa izin sebelumnya dari yang bersangkutan.

Ikhsan mengatakan, pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga privasi seluruh penumpang dan awak pesawat. "Hal ini juga wujud komitmen Garuda Indonesia terhadap aturan perundang undangan yang berlaku dan sebagai upaya untuk melindungi hak kenyamanan dan hak privasi seluruh penumpang dalam pesawat," kata Ikhsan. Berikut isi surat imbauan Garuda Indonesia kepada penumpang perihal pengambilan foto dan video:

1. Penumpang diimbau dan dimohon tidak mengambil gambar, baik foto dan video atau mendokumentasikan segala kegiatan di dalam kabin pesawat selama penerbangan. Tidak mengambil gambar dalam pesawat dimaksudkan untuk menjaga privasi para penumpang dan awak kabin. 2. Menghindarkan komplain dari para penumpang lain atas kegiata pengambilan gambar oleh salah satu penumpang tanpa izin. 3. Imbauan ini dimaksudkan agar seluruh operasi penerbangan Garuda Indonesia comply dengan aturan dan perundang undangan yang berlaku termasuk UU Penerbangan dan UU ITE, dan UU terkait lainnya.

Selain itu, Garuda Indonesia juga mengeluarkan larangan bagi internal perusahaan untuk mendokumentasikan aktivitas di dalam kabin, terutama untuk awak pesawat. Menurut Ikhsan, larangan tersebut terkait edukasi dan imbauan mengenai hal hal yang perlu diperhatikan ketika penumpang akan mengambil gambar di pesawat.

Kementerian PUPR Izinkan Studi Kelayakan Jalan Tol Cikunir Ulujami

Previous article

Tak Dinafkahi Pablo Benua, Nia Aprilia Silalahi Hanya Bisa Menangis, ‘Saya Sampai Ngemis Ngemis’

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *