Sport

Marcus Gideon capai Penghasilan Segini Jadi Pemilik Pertama Mobil Mewah Toyota GR Supra di Indonesia

Pebulutangkis andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon menjadi pemilik pertama mobil sport mewah, Toyota GR Supra di Indonesia. Marcus Gideon perlu mengocek sakunya sebesar Rp 2 miliar untuk mobil sport berwarna kuning terang itu. Momen penyerahan Si Kuning tersebut digelar dalam acara Toyota Sport Car Media Experience di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/11/2019).

Sang istri, Agnes Amelinda Mulyadi yang turut hadir dalam acara tersebut membagikan ceritanya di Instagram Story dalam akun pribadinya @doctoragnes. Di unggahannya, terlihat foto Marcus Gideon yang menggendong buah hatinya di samping Si Kuning Toyota GR Supra. Selanjutnya, saat penyerahan perempuan yang berprofesi sebagai dokter tersebut menuliskan keterangan bangganya.

"The first Toyota Supra GR owner at Indonesia," tulis @doctoragnes. Tak hanya itu, Agnes pun menunggah potret sang suami di Instagramnya. "#ToyotaSupraGR thanks @toyotaid Ada yg tau papa @marcusfernaldig bawa pulang yg mana??#StartYourImpossible," tanya Agnes kepada warganet.

Video sesi test drive Marcus Gideon pun diunggah dalam akun fanbase @marcus.gideon_fanclub. Namun, untuk kuota tahun ini hanya empat unit sehingga belum bisa memenuhi permintaan pelanggan. "Jadi sekarang ini kita baru bisa kirim empat unit, termasuk Marcus yang menjadi pembeli pertama GR Supra di Indonesia," jelas Anton dalam acara Toyota Sport Car Media Experience di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/11/2019).

Anton melanjutkan, keempat orang yang membeli GR Supra ini merupakan konsumen beruntung, karena bisa lebih dulu memiliki sport car Toyota ini. Bahkan secara karakter, konsumennya merupakan orang orang penting. "Salah satunya Marcus ini, dan tiga orang lagi juga sama sama konsumen loyalnya Toyota," kata Anton.

Ditemui di tempat sama, Marcus Gideon menjelaskan alasan kenapa ia mantap membeli GR Supra. Menurut dia, GR Supra merupakan salah satu mobil impiannya yang akhirnya bisa ia miliki. "Pertama saya liat konsepnya di internet dan saya bilang harus punya mobil ini. Ketika di GIIAS diluncurkan, saya langsung pesan dan sekarang sudah ada di tangan saya," kata Marcus Gideon.

Soal kegunaan, kata Marcus GR Supra ini akan ia gunakan di hari hari libur, karena untuk sehari hari dia menggunakan Toyota Alphard. Tetapi, tak masalah jika digunakan untuk harian, sebab mobilnya sendiri sangat mudah dikendarai dan 'fun to drive'. "Jadi saya memilih mobil ini, dan ketika saya tadi mencoba di Sirkuit Sentul, performanya benar benar luar biasa sekali," ungkap Marcus Gideon.

Meski merogoh kocek Rp 2 miliar, jumlah ini belum seberapa dibanding penghasilan Marcus Gideon yang menang 8 kali di ajang Super Series sepanjang tahun 2019. Pasalnya, meski gagal membawa gelar dari turnamen terakhir yang diikutinya, yakni Hong Kong Open 2019, Marcus Gideon bersama Kevin Sanjaya berhak membawa pulang hadiah sebesar2900 dolar AS atau sekitar Rp 40 juta lantaran terhenti di babak perempat final. Menjadi tak terkalahkan sepanjang tahun, nama Marcus Gideon/Kevin Sanjaya menjadi pebulutangkis berpenghasilan tertinggi tak hanya di sektor ganda putra, tetapi secara keseluruhan.

Bagaimana tidak? Pasangan berjuluk The Minions ini berhasil memenangi delapan turnamen dari 13 turnamen yang diikuti sepanjang 2019. Usai memenangi Fuzhou China Open 2019, Marcus/Kevin berhasil menambah gendut rekeningnya dengan pemasukan Rp 729 juta.

Sampai data terbaru yang diunggah BWF World Tour pada Selasa (19/11/2019) siang, Marcus/Kevin berhasil mengantongi pendapatan sebesar 1,562 juta dolar AS atau setara dengan Rp 22 miliar. Angka fantastis penghasilan pebulutangkis nomor satu dunia ini memang pantas didapatkan. Pasalnya, tak hanya memperebutkan hadiah tetapi juga membawa nama baik negara yang diwakili.

Tentu saja penghasilan itu belum termasuk dari uang bonus dan pihak sponsor yang pastinya memberikan apresiasi yang berbeda beda kepada atlet andalannya.

Bukan Pisca Maharani Pemeran Lastri Lho! Inikah Potret Ibu Kandung Yudi Tukang Ojek Pengkolan

Previous article

Mantan Pimpinan KPK Chandra Hamzah Jadi Komut BTN

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *