Nasional

Kuasa Hukum I Nyoman Dhamantra Minta Bukti CD KPK Diputar di Sidang Praperadilan

Satu dari tujuh anggota tim kuasa hukum dari tersangka kasus dugaan suap kuota impor bawang putih sekaligus mantan anggota DPR RI fraksi PDI P I Nyoman Dhamantra meminta bukti berupa CD yang dibawa tim biro hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diputar persidangan. Ia meminta hal tersebut kepada Hakim Tunggal Praperadilan Krisnugroho agar dapat mengetahui isi tayangan dari CD tersebut. Hal itu diungkapkannya di sidang pembuktian permohonan praperadilan tersangka kasus dugaan suap kuota impor bawang putih I Nyoman Dhamantra di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (6/11/2019).

"Sebelum ditutup Yang Mulia, tadi sempat diperlihatkan bukti berupa CD. CD ini kita tidak tahu isi CD nya apa. Kalau berkenan CD itu ditampilkan di sini," kata kuasa hukum Dhamantra itu. Krisnugroho pun menjawab bahwa hal itu tergantung dari pihak termohon dalam hal ini KPK. Ia pun menyatakan akan membantu menyediakan alat untuk memutar CD tersebut.

Karenanya, anggota tim biro hukum KPK Evi Laila Kholis meminta agar CD tersebut diputar besok. Anggota tim kuasa hukum Dhamantra lainnya pun menanggapinya dengan meminta agar CD tersebut diputar di laptop saja. Setelah mendapat persetujuan dari kedua belah pihak, kemudian Krisnugroho menutup sidang tersebut.

"Sebelum besok menghadirkan saksi, kami akan terima lebih dulu bukti surat yang ditunda dari termohon. Sidang ditunda hari Kamis 7 November 2019. Acara persidangan masih pembuktian yang ditunda dan saksi baik ahli maupun bukti dari pemohon dan termohon. Sidang disepakati dimulai pukul 09.00 WIB," kata Krisnugroho. Usai sidang, anggota Tim Biro Hukum KPK Togi menyampaikan bahwa CD tersebut berisi cuplikan sidang pokok terdakwa lain dalam kasus yang sama. "Itu CD rekaman sidang bahwa perkara splitsing ini sudah dimulai, ada beberapa tersangka lain di dalamnya. Sebagian tersangka sudah masuk persidangan. Itu yang kita sampaikan di bukti CD itu," kata Togi.

Menteri Tito Minta Maaf Karena Datang Terlambat

Previous article

tapi Penyebrang Kepanasan Bagus buat Selfie Plus Minus Dilepasnya Atap JPO Sudirman

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *