Bisnis

Industri Gula Rafinasi Optimistis Memandang Potensi Bisnis Tahun Depan

Ketua Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Rachmad Hariotomo mengatakan industri gula rafinasi optimistis memandang potensi bisnis di tahun depan. Menurutnya, prospek industri makanan dan minuman (mamin) yang terus tumbuh membuat pelaku usaha ikut bergairah. “Industri mamin selama ini menjadi tulang punggung bisnis bagi para pelaku bisnis gula rafinasi di dalam negeri. Tahun depan, sektor industri ini akan mengakami pertumbuhan,” tuturnya.

Rachmad menambahkan industri mamin selalu mengalami kenaikan secara year on year, termasuk tahun ini walaupun dihadapi tantangan situasi politik. Menurutnya, memasuki kuartal III 2019, pertumbuhan industri mamin meningkat hal itu juga mempengaruhi laju industri gula rafinasi. "Kondisi politik tahun depan mulai stabil. Kami meyakini akan jauh lebih kondusif sehingga pertumbuhan industri mamin bisa lebih stabil," katanya menambahkan.

Pada 2020, Agri memperkirakan kebutuhan gula rafinasi oleh para pelaku industri mamin akan berada di kisaran 2,9 juta ton. Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) saat ini tengah menggelar musyawarah nasional (munas) ke 7 untuk menggantikan Rachmad Hariotomo Ketum periode 2017 2019 di Hotel Westin Jakarta, Rabu (11/12/2019). Ketua Komite Kominikasi Munas IIV Agri, Heru Hardono menyebut munas ketujuh ini berarti Agri sudah berpartisipasi 14 tahun dalam perindustrian sekaligus perekonomian Indonesia.

“Setelah diterbitkannya Permendag nomor 01 tahun 2019, tentang perdagangan gula kristal rafinasi maka UMKM mamin mendapat kepastian pasokan kebutuhan gula rafinasi sebagai bahan baku utama untuk mendukung usaha, secara individu maupun koperasi sebagai distributor,” jelas Heru.

Lebih dari 50.000 Peserta Ikuti Turnamen Mobile Premier League di Ajang Piala Presiden Esports 2020

Previous article

Ikatan Guru Indonesia Minta Ujian Nasional Dihapus dari 2020 Dianggap Kelamaan

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *