Sport

IBL 2020 Gunakan Sistem Satu Bagan Timnas Basket Indonesia Ikut Serta

Kompetisi bola basket Indonesian, IBL 2020 sesaat lagi akan dihelat. IBL 2020 dilangsungkan dengan delapan seri reguler. Seri pertama dihelat di Semarang mulai 10 12 Januari dan akan berakhir pada final home away pada 16 19 April. Masuk Timnas Basket Indonesia membuat IBL 2020 menggunakan sistem baru dengan menggunakan satu bagan, berbesa dari sebelumya yang membagi dua bagan atau divisi.

Nantinya setiap tim akan dijadikan satu dan saling bertemu. “Dulu IBL dibagi dua divisi, sekarang menjadi satu karena timnas masuk. Selain itu,skuatnya terdiri dari pemain pemain terbaik di setiap klub.Andai timnas ditempatkan di Divisi B, maka peluang tim tim di divisi itu tentu kecil dibandikan Divisi A. Begitu sebaliknya,” kata Direktur IBL, Junas Miradiarsyah di Gedung TVRI, Jakarta, Selasa (7/1/2020). Lebih lanjut Junas menjelaskan dengan dihilangkannya sitem divisi akan lebih menguntungkan bagi seluruh peserta yang ikut. Sebab, seluruh tim memiliki peluang yang sama.

“Selain itu, secara klasemen pun sebenarnya sama. Sistem round robin juga. Semua saling bertemu dua kali di reguler. Jadi sebenarnya tidak ada masalah,” jelasnya. Meski sistem aturan diubah, untuk timnya yang lolos ke babak play off tetap akan dicari enam terbaik. Enam tim ini tidak termasuk timnas karena mereka hanya mengikuti babak reguler saja.

Keikutsertaan Timnas basket di IBL 2020 untuk mempersiapkan diri jelang berlaga di Kuaifikasi FIBA Asia 2021, yang juga merupakan rangakaian FIBA World Cup 2023. 10 Tim yang ikut serta di IBL 2020 yakni, Pacific Caesar, Loubre, Satria Muda, Pelita Jaya, Prawira Bandung, Amartha Hangtuah, Bima Perkasa Jogja, NSH, Satya Wacana, dan Timnas basket Indonesia (Indonesia Patriots).

Liga Bola Basket Indonesia IBL 2020 Akan Ditayangkan di TVRI

Previous article

Kenali Apa itu GHB & Bahayanya GHB Diduga Obat yang Digunakan Reynhard Sinaga kepada Korbannya

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *