Kesehatan

Hindari 5 Hal Jika Tak Ingin Terjangkit Virus Pakai Masker yang betul buat Mencegah Virus Corona

Penyebaran virus Corona sedang menyebar dengan cepat, bermula dari China, ini cara yang benar untuk gunakan masker, hindari kelima hal ini, apa saja? Virus 2019 nCov atau yang dikenal dengan Corona kini jadi perhatian dunia. Penularannya disebut melalui dari hewan ke manusia.

Bahkan total orang yang terkonfirmasi terjangkit virus corona ada 1.370 kasus. 14 negara sudah dilaporkan positif terjangkit virus corona. Tentu tidak ada yang ingin terjangkit virus yang disebut mematikan ini.

Salah satu langkah pencegahan virus corona adalah dengan menggunakan masker. Namun kamu harus menggunakan masker ini dengan benar. Bagimana cara menggunakan masker dengan benar?

"Bagian berwarna masker menghadap ke luar, dengan strip logam di bagian atas," ujar Ludhang saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2020). Ia juga menambahkan, apabila masker memiliki pita, tali atau pita elastik dapat ditempatkan dengan benar untuk menjaga masker tetap di tempatnya. "Masker harus benar benar menutupi hidung, mulut, dan dagu.

Strip logam menempel pada batang hidung dan masker harus pas menutup wajah," katanya lagi. Seperti yang diketahui, penggunaan masker adalah cara untuk mencegah penyebaran infeksi saluran pernapasan. Ludhang menjelaskan, orang yang memiliki gejala infeksi saluran pernapasan, perawat pasien yang memiliki gejala infeksi saluran pernapasan dan pengunjung klinik atau rumah sakit harus memakai masker untuk menurunkan kemungkinan penyebaran penyakit.

Adapun masker bedah jika dikenakan dengan benar, efektif dalam mencegah penyebaran infeksi melalui cairan tubuh. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai pemakaian masker, antara lain: Upaya pencegahan lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan mencuci tangan dengan sabun.

Konsumsi juga gizi yang seimbang dengan perbanyak konsumsi buah dan sayur. Hati hati juga jika akan kontak dengan hewan. Apalagi virus ini mudah sekali menular dari hewan ke manusia.

Seorangpakarmedis asalChinameyakini,virus coronayang saat ini meresahkan dunia bisa menular lewatmata. Wang Guangfa adalah tokoh populer dalam dunia medis Negeri "Panda", di mana dia membantu mengatasi wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) pada 2003. Pakarpernapasan Rumah Sakit Pertama Universitas Peking Beijing itu mengaku terinfeksi virus corona, namun saat ini telah sembuh.

Dilansir SCMP dan Daily Mirror Jumat (24/1/2020), Wang Guangfa menyatakan terkena virus itu saat mengunjungi Wuhan dua pekan lalu. Kota yang terletak di Provinsi Hubei tersebut merupakan asal muasal penyebaran patogen baru dengan kode 2019 nCov itu. "Saya punya energi untuk berselancar di WeChat, internet, maupun pesan teks, di mana saya tersentuh dengan doa dan harapan semua orang," paparnya.

Wang menuturkan, dia meyakini terkena penyakit yang mirip SARS itu melalui penularan di mata karena tidak mengenakan pelindung lengkap. Dia mengungkapkan saat kejadian, dia sudah memakai masker N95 dan pakaian pelindung. "Tapi saya segera menyadari tidak memakai pelindung mata," ujarnya. Usai pulang dari Wuhan dan kembali ke Beijing, Wang menceritakan mulai menderita konjungtivis di bagian mata kirinya.

Sekitar tiga jam kemudian, dia mengaku menderita demam dan radang selaput lendir yang parah. Dia menuturkan awalnya sempat mengira menderita flu. Dia memutuskan untuk mencoba tes virus corona setelah pengobatan flu tidak berhasil, di mana hasilnya adalah positif. Wang kemudian mengajukan asumsi, bahwa salah satu penularan patogen yang sudah menyebar hingga 12 negara itu adalah melalui mata.

Menindaklanjuti klaim Wang, pakar dari Komisi Kesehatan Nasional China Li Lanjuan menyatakan, tim medis yang merawat pasien harus mengenakan goggle. Wang sempat mendapat hujatan setelah dua pekan lalu, dia menyebut penyebaran virus tersebut sudah bisa dikendalikan. Namun, dia sendiri jatuh sakit, dengan penyakit itu sudah membunuh 41 orang, dengan sebagian besar terjadi di Wuhan maupun Provinsi Hubei.

Wang bersikukuh, penyakit itu bisa diatasi. Namun dibutuhkan kerja ekstra dikarenakan situasi di Wuhan berbeda dengan area lain. Dia berkata, langkah pemerintah pusat dengan menutup Pasar Hasil Laut Huanan, diyakini sebagai sumber pertama penyebaran virus Wuhan, sudah tepat.

Stok Makanan Terbatas & Menunggu Dievakuasi Curhat Mahasiswa WNI di Wuhan

Previous article

3 Alasan Jogja Ideal buat Berkarier di Bidang Teknik & TI

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *