Otomotif

Esemka Buka Showroom Perdana Dari Hari Ini

Secara bertahap, PT Solo Manufaktur Kreasi selaku pemegang merek mobil Esemka mulai membuka diri. Berbagai informasi sudah mulai diberikan, meski baru hanya sebatas keterangan melalui akun media sosialnya. Setelah beberapa waktu lalu mengumumkan akan mulai mengembangkan mobil dengan desain lokal, kali ini Esemka secara terang terangan menyatakan diri untuk meresmikan showroom perdananya di Indonesia.

Penjelasan ini tertulis dalam akun resmi Instagram yang mengatakan bila showroom pertamanya akan dibuka mulai hari ini, Senin (14//10/2019). Untuk lokasinya masih berada di kawasan pabrik, di Desa Demangan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. "Esemka Resmi membuka Showroom yang berada pada kompleks Pabrik Esemka Boyolali. Bagi Wartawan, Netizen, dan seluruh masyarakat Indonesia, harap antri dalam pemesanan mobil idaman pada esok hari Senin, 14 Oktober 2019. Mari dukung dan kembangkan produk dalam negeri. Kalo bukan kita, siapa lagi," tulis Esemka. Walau belum mendapatkan informasi resmi dari Presiden Direktur PT Solo Manfaktur Kreasi Eddy Wirajaya, namun adanya pernyataan tersebut jadi salah satu bukti keseriusan Esemka masuk di pasar otomotif Indonesia.

Bahkan sekaligus menjadi jawaban bagi banyak masyarakat yang selama ini menanyakan soal diler dan jaringan penjualannya. Seperti diketahui, sebelumnya dijelaskan bila penjualan Esemka akan dijalankan oleh PT Unisat Oto Internasional (UOI). Perusahan baru itu juga telah menunjuk beberapa distributor sesuai segmen produk Esemka, layaknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Dewan UKM Indonesia. Kepada Kompas.com, keduanya mengakui bila sudah membuka keran penjualan Esemka, bahkan harga yang ditawarkan untuk Esemka Bima 1.2 sangat kompetitif, yakni Rp 99 juta. Namun khusus untuk pembelian melalui BUMDes harus secara tunai.

Selama Ada Kecurigaan susah Lakukan Amandemen Zulkifli

Previous article

Kunci Institute Dan Uki Gelar Diskusi Harmonisasi Keberagaman Di Era Disruption 4 0

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *