Bisnis

Erick Thohir Disarankan Adopsi Tiga Resep Ini Tangkal Radikalisme di BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan akan melakukan penanganan terhadap masuknya paham radikalisme. Setidaknya ada tiga resep yang bisa dilakukan. "Tiga langkah itu bisa dimulai dengan menempatkan mushola atau masjid di lokasi yang mudah diawasi direksi dan komisaris, " ujar pakar politik Haryadi dalam diskusi di Sirih Merah Jakarta (21/ 12 ). Haryadi yang juga Komisaris utama BUMN Brantas Abipraya itu menambahkan langkah kedua adalah dengan memantau pembicara yang mengisi acara di BUMN.

"Jangan mengandalkan EO dari luar, apalagi kalau terbukti pembicaranya radikal, sebaiknya diganti," ujarnya . Resep yang ketiga adalah melibatkan ormas moderat. "Misalnya libatkan pembicara dari Nahdlatul Ulama atau Muhammadiyah, " kata Haryadi yang juga dosen ilmu politik Unair itu.

Sumantri Suwarno dari PP Ansor menambahkan perlunya sistem deteksi dini di lingkungan BUMN. "Penanganan radikalisme bukan islamophobia. Ini merupakan upaya pencegahan agar Indonesia tetap aman, " kata Sumantri. Dia menambahkan BUMN harus dijaga dari oknum oknum radikalisme. "Bayangkan kalau ada pilot terpapar. Industri penerbangan bisa ambruk, " kata Sumantri.

Mantan napi terorisme Sofyan Tsauri menilai sangat mungkin ada anggota atau karyawan BUMN terpapar. "Saya aja yang pernah jadi anggota polisi juga bisa jadi teroris, " ujar Sofyan. Peneliti terorisme Ridlwan Habib menilai penanganan radikalisme di BUMN harus hati hati. "Perlu melibatkan banyak pihak terutama dari ormas Islam besar di Indonesia, " kata alumni Fisipol UGM tersebut.

Satu Ginjal Diangkat Terungkap Fakta-fakta Mengapa Vidi Aldiano Tiba-tiba Kanker Ginjal Stadium 3

Previous article

Harus Pakai Kacamata Khusus Penjelasan BMKG Terkait Gerhana Matahari Cincin pada 26 Desember 2019

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *