Metropolitan

Diduga Kasus Perampokan : Taslimah Luka Serius di Bagian Perut, Anaknya Tewas Mengenaskan

Rumah Taslimah (40), warga Kavling Deplu Adam Malik, Cipadu Jaya, Larangan, Kota Tangerang menjadi pusat perhatian warga pada Minggu (2/6/2019) dini hari. Sebab, Taslimah ditemukan mengenaskan. Perutnya alami luka serius. Oleh warga ia masih sempat dibawa ke rumah sakit Fatmawati.

Di rumah Taslimah, warga juga menemukan dua orang pria tewas dengan tubuh bersimbah darah. Seorang korban diketahui bernama Farhansyah Akbar (16), yang tak lain anak sulung Taslimah. Seorang pria lainnya awalnya tidak dikenali identitasnya.

Namun setelah discan sidik jarinya, pihak kepolisian Polrestro Kota Tangerang mengetahui pria tersebut berinisial RS (27), warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dari olah tempat kejadian perkara, tim polisi dari Resmob, Tim Elang Polrestro Kota Tangerang dan Polsek Ciledug, menemukan Farhansyah tewas dalam kondisi mengenaskan. Korban yang duduk di bangku kelas 1 SMA di Jakarta Selatan ini mengalami luka di pinggang sebelah kiri hingga tembus perut depan.

Sementara RS, ia ditemukan dalam kondisi sebilah pisau masih tertancap di tubuhnya. Leher dan telinga kiri terdapat luka bekas sayatan. Bagian pinggang dan perutnya juga terluka ditebas senjata tajam.

“Kami amankan dua pisau. Saat ini masih didalami kasus ini, siapa pelaku dan apa motifnya,” kata Kasat Reskrim Polrestro Kota Tangerang, AKBP AKBP Dicky Ario Yustisianto, Minggu (2/6/2019) kepada Wartakotalive.com. Dikatakan Dicky, jenazah dua korban meninggal dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk diautopsi. Sementara Taslimah dibawa ke RS Fatmawati untuk menjalani perawatan medis.

Informasi yang dihimpun Warta Kota dari sumber di kepolisian, Taslimah merupakan pegawai di sebuah kantor pajak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian, kata sumber tersebut, menduga kuat RS adalah seorang pelaku yang hendak merampok di rumah Taslimah. Aksinya dilakukan menjelang sahur. Ketika itu Taslimah sedang memasak makanan untuk sahur.

Tiba tiba seorang pria diduga RS muncul. Taslimah pun berteriak minta tolong karena ada orang masuk ke rumahnya. Mendengar teriakan ibunya, Farhansyah Akbar menemuinya ke dapur hingga dia bergulat dengan RS dan berujung keduanya sama sama tewas bersimbah darah. Meski diduga ada upaya percobaan perampokan, namun pihak kepolisian Polrestro Kota Tangerang mengarahkan kejadian ini sebagaikasuspembunuhanatau pasal 338 KUHP.

“Terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan. Korban meninggal dunia dua orang dan luka berat satu orang,” ujar Dicky.

Penuh Haru, ‘Tips Mudik’ Berisi Curhat Perasaan Pemudik Bermotor Asal Bekasi

Previous article

Terjadi Lagi di MotoGP Italia, 2 Kali Marquez dan Rossi Gagal, 3 Musim Ducati Berjaya

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *