Internasional

Bukan Reuni Hangat yang Kami Harapkan Tatapan Harry-Meghan kepada William Diungkap Pakar Gesture

Pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle sertaPangeran William dan Katte Midletton dipertemuan dalam acara di Queen's Commonwealth Service, Westminster Abbey. Pertemuan pada Senin (9/3/2020) tersebut merupakan pertemuan pertama dalam empat bulan terakhir. Kebersamaan mereka juga merupakan kali terakhir sebelum Harry dan Meghan resmi mengundurkan diri dari tugas kerajaan.

Untuk diketahui, Harry dan Meghan telah memutuskan untuk hidup mandiri dan melepas posisinya sebagai anggota senior kerajaan. Melansir di video yang beredar, Meghan Markle terlihat mengucapkan 'hai' dan menyapa William Katte. William Katte tampak mengikuti dengan membalas 'hallo' kepada Meghan lalu duduk di barisan depan Sussex.

Pangeran Harry juga mengatakan 'halo' dan tersenyum pada saudara lelakinya, yang tampak mengabaikannya. Menanggapi peristiwa tersebut, pakar gesture, Judi James buka suara. "Ketegangan Harry terasa jelas, karena tampak gagal menyapa kakaknya, William," kata Judi James.

"Itu bukan reuni hangat yang kami semua harapkan," tambahnya. "Ketegangan dalam gesture Harry, terasa jelas. Ketika Harry tiba, begitu dia dan Meghan harus turun dari tangga," terangnya. Lebih lanjut Judi James mengatakan, ketika Meghan Markle dan Harry berhenti bergandengan tangan, ia membutuhkan dukungan dari sang istri.

"Ketika Harry berjalan di lorong, mereka berdua melambai pada anak anak, tetapi wajahnya cukup tegang dan tidak tersenyum," ungkap Judi James. Mulai 31 Maret, cucu raja dan mantan aktris Amerika Meghan tidak akan lagi menggunakan gaya HRH mereka. Hal itu karena mereka mengejar kehidupan baru dengan memilih untuk hidup mandiri.

Waspadai Gejala Psikopatik ini pada Anak-anak Remaja Bunuh Bocah 5 Tahun dengan Cara Sadis

Previous article

Anggota Bhabinkamtibmas Bantu Ibu Melahirkan di Gang 1 Karang Anyar Sawah Besar

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *