Techno

Belajar Online Gratis Cara Menggunakan Google Classroom buat Guru & murid

Pandemi virus corona atau Covid 19 memaksa sebagian daerah di Indonesia meniadakan aktivitas pembelajaran di Sekolah. Kendati demikian, aktivitas pembelajaran dilakukan secara daring (Online) dari rumah. Ada beberapa fasilitas atau aplikasi yang bisa digunakan secara gratis untuk mengadakan pembelajaran secara online, satu di antaranya Google Classroom.

Google Classroom merupakan produk Google yang Dapat Dipakai Gratis untuk Belajar dari Rumah. Melansir , Senin (23/3/2020) Google Classroom adalha aplikasi yang memungkinkan guru untuk membuat area kelas secara online. Mereka bisa mengelola semua dokumen yang dibutuhkan murid dalam pembelajaran.

Dokumen pembelajaran dapat disimpan di Google Drive dan dapat diedit di aplikasi Drive, seperti Google Documents, Spreadsheet, dan sebagainya. Pembeda Google Classroom dari pengalaman Google Drive biasa adalah antarmuka guru/murid, yang dirancang Google untuk cara guru dan murid berpikir dan bekerja. Sebagai guru, Google Classroom dapat dimanfaatkan untuk membuat tugas pekerjaan rumah untuk murid.

Saat membuat tugas, Anda sebagai guru dapat mengunggah dokumen yang diperlukan untuk dibaca atau dikerjakan murid. Murid akan menerima pemberitahuan email tentang tugas baru. Para murid 'menyerahkan' tugas setelah selesai, dan Anda kemudian dapat menilai tugas tersebut.

Jika memiliki pengumuman untuk seluruh kelas, Anda dapat dengan cepat mengetik pengumuman, yang dikirimkan melalui email ke semua murid di kelas. Bahan yang Anda tambahkan ke tugas bukan satu satunya dokumen yang dapat disimpan. Anda dapat menyimpan dokumen lain yang diperlukan untuk murid di Google Drive.

Murid memiliki kemampuan untuk mengomentari tugas dan pengumuman. Selain itu, suswa dapat mengirim email satu sama lain melalui antarmukan kelas. Melansir , Google berkomitmen membantu para murid dan guru di Indonesia untuk dapat melanjutkan pembelajaran di luar sekolah melalui G Suite for Education yang tersedia secara gratis dari Google.

"Melalui G Suite for Education, para murid dapat terus belajar meski ketika akses internet lambat atau tidak tersedia dan di manapun mereka berada," ujar Danny Ardianto, Public Policy and Government Relations Manager Google Indonesia, kepada Kompas.com pada pertengahan Maret lalu. Selain itu, sekolah juga dapat menggunakan Hangouts Meet untuk seluruh pengguna G Suite, dan Google Classroom, untuk mengikuti kelas dan melanjutkan pembelajaran jarak jauh dari rumah. Lantas bagaimana cara menggunakan Google Classroom?

Seperti halnya aplikasi Google lainnya, yang dibutuhkan adalah akun Google. Jika belum memiliki, silahkan daftar terlebih dahulu. Akses laman classroom.google.com

Login menggunakan akun Google. Kemudian pilih tanda '+' di sebelah kanan atas. Pilih 'Join class' untuk murid, 'create class' untuk guru.

Saat pilih 'Join Class' murid memasukkan kode kelas yang diberikan guru. Sementara bagi guru, pilih 'Create Class' kemudian centang 'Saya sudah membaca dan memahami pemberitahuan di atas, dan saya tidak menggunakan Ruang Kelas di sekolah bersama murid' kemudian pilih 'Terus'. Masukkan nama kelas, bagian, subjek, kamar, kemudian pilih 'Create'.

Google Classroom siap digunakan. Bagikan kode kelas kepada para murid. Sebagai informasi tambahan, belajar di rumah juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas dari Rumah Belajar Kemendikbud.

Rumah Belajar Kemendikbud adalah portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas yang dapat diakses melalui belajar.kemdikbud.go.id. Melansir belajar.kemdikbud.go.id , portal belajar online ini dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, murid dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja.

Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis. 1. Kunjungi laman . 2. Klik tombol ' ' di pojok kanan atas.

2. Anda berada di halaman login, jika belum memiliki akun silahkan pilih ' '. 3. Jika Anda seorang guru, pilih ' '. 4. Jika Anda seorang murid, pilih ' '.

5. Untuk guru siapkan dan untuk murid siapkan . 6. Isi Nama depan, belakang, surel, kata sandi, konfirmasi kata sandi, kemudian centang Chaptcha. 7. Terakhir pilih ' '.

Rumah Belajar Kemendikbud menyediakan empat fitur utama yakni Kelas Digital, Sumber belajar, Bank Soal, dan Laboratorium Maya. Sementara itu, terdapat lima fitur lainnya yakni buku sekolah elektronik, modul digital, peta budaya, wahana jelajah angkasa, dan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Selain itu, ada tiga fitur pendukung yakni karya komunitas, karya guru, karya bahasa dan sastra.

Sebuah Learning Management System (LMS) yang dikembangkan khusus untuk memfasilitasi proses pembelajaran virtual atau tanpa tatap muka antara guru dan siswa. Dengan fitur ini, guru dapat memberikan bahan ajar yang dapat diakses dan dibagikan oleh siswa dalam bentuk digital kapan saja dan di mana saja. Fitur yang menyajikan materi ajar bagi siswa dan guru berdasarkan kurikulum.

Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik dalam bentuk gambar, video, animasi, simulasi, evaluasi, dan permainan Fitur kumpulan soal dan materi evaluasi siswa yang dikelompokkan berdasarkan topik ajar. Tersedia juga berbagai akses soal latihan, ulangan, dan ujian.

Fitur simulasi praktikum laboratorium yang disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum.

Generasi Milenial Penular Terbesar Virus Corona Stafsus Jokowi

Previous article

Deretan Produk Gratis Google buat Tunjang Belajar di Rumah

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *