Seleb

Alasannya Ini Andi Bachtiar Enggan Nonton Film yang Dia Sutradarai Sendiri

Sutradara film Love for Sale, Andi Bachtiar Yusuf menyoroti pergeseran tren masyarakat Indonesia di tengah situasi pandemi Covid 19. Dengan diberlakukannya kebijakan Work From Home (WFH), dia mengatakan tren masyarakat yang mulanya suka nonton bioskop kini jadi lebih suka nonton film dari rumah. Hal ini karena tidak semua orang berpikir bahwa menonton bioskop merupakan sebuah experience.

Ia pun mengakui, dirinya bukanlah orang yang suka menonton film yang disutradarai olehnya sendiri di TV. Dengan alasan takut bila film yang disutradarainya tidak memuaskannya. "Gue aja bukan orang yang nonton film gue sendiri. Gue males nonton film gue di TV cuma dengan berpikir, "Nanti jangan jangan film gue kayak FTV,"" ujarnya.

"Gue pernah nonton film orang yang kayak FTV film dia. Jadi gue suka ngerasa jangan jangan film gue kayak FTV kalau gue nonton di bioskop nih," sambung Andi. Andi menjelaskan, menonton film di bioskop membutuhkan sebuah experience tersendiri. "Kayak nonton film Avatar deh. Nonton di TV kan enggak ada enak enaknya. Tapi kan berapa banyak orang yang punya perasaan seperti itu di Indonesia?," ujar Andi.

Ia mengungkapkan, penonton film Indonesia secara umum tidak berpikir bahwa menonton film di bioskop memberikan pengalaman tersendiri. Penonton film Indonesia, lanjutnya, cenderung tertarik pada film film yang simpel dan fun. "Misalnya nonton bola, film yang cakep cakep pemainnya," katanya singkat. Menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia terlampau nikmat menyaksikan film dari rumah. Khususnya dengan adanya WFH.

Sederet fakta tentang penonton film Indonesia, yang sebelumnya dipaparkan Andi, membuatnya meyakini akan sulit mengembalikan masyarakat ke bioskop di tengah situasi Covid 19. "Bakal susah. Tapi gue ngeliat itu mungkin ada di poin nomor dua atau tiga ya," kata Andi.

Pengalaman Pemain Bhayangkara FC Urus SKIM Sebelum Masuk Jakarta

Previous article

Penyanyi Dangdut Mechalika Rayakan Ulang Tahun ke-26 Bersama Anak Yatim

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *