Travel

7 Tempat Wisata Religi di Jakarta yang Cocok untuk Sambut Tahun Baru Islam

Menyambut Tahun Baru Islam, ada beberapa tempat wisata religi di Jakarta yang bisa kamu kunjungi. Tahun Baru Islam jatuh pada tanggal 31 Agustus yang bisa kamu gunakan untuk liburan ke tempat wisata religi di Jakarta. Selain bisa menikmati liburan akhir pekan di tempat wisata religi Jakarta, kamu juga bisa memperbanyak ibadah di sana.

Ada beberapa tempat wisata religi di Jakarta yang sering dikunjungi wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan akhir pekan maupun belajar tentang sejarah dan keislaman. Masjid Perahu Baiturrahman mempunyai bangunan luar yang menyerupai perahu dengan warna kehijauan. Bangunan tersebut diambil dari kisah sejarah Nabi Nuh As.

Bangunan berbentuk perahu ini digunakan untuk tempat wudhu dan toilet. Tak hanya memiliki bangunan unik saja, Masjid Perahu Baiturrahman juga menyimpan beberapa benda antik yang dipajang. Seperti Al Qur'an raksasa yang terbuat dari kertas khusus tahan air dan minyak, batu alam koleksi dari KH Abdurrohman Mas'shum, hingga koleksi paling spesial yaitu Black Oval.

Aneka koleksi tersebut bisa kamu lihat secara langsung ketika datang ke Masjid Perahu Baiturrahman untuk menyambut Tahun Baru Islam. Masjid Perahu Baiturrahman berlokasi di Jalan Casablanka, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Menyambut Tahun Baru Islam, Masjid Istiqlal menjadi pilihan yang tepat untuk dikunjungi bersama keluarga.

Kamu bisa mengaji dan melakukan beberapa kegiatan keislaman lainnya di Masjid Istiqlal. Masjid Istiqlal merupakan masjid megah di Jakarta Pusat yang sering dikunjungi wisatawan untuk wisata religi. Masjid Istiqlal memiliki bangunan megah dan berwarna serba putih.

Lokasi Masjid Istiqlal ini berada di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Tepat di seberang Masjid Istiqlal terdapat Gereja Katedral Jakarta. Lokasi Masjid At Tin berada di Jalan Taman Mini I nomor 3, Pinang Ranti, Jakarta Timur.

Masjid megah di kawasan TMII ini sering dikunjungi wisatawan. Masjid At Tin dibangun pada 1997 dan memiliki bangunan megah. Masjid At Tin memiliki arsitektur unik dengan ornamen mewah hampir di setiap sudut ruangan.

Ada lekukan unik berbentuk anak panah pada dinding Masjid At Tin sebagai hiasan. Masjid Agung Sunda Kelapa memiliki bangunan unik dan berbeda dari masjid pada umumnya. Masjid Agung Sunda Kelapa tidak terdapat kubah, bedug, bintang bulan, dan sederet simbol yang biasa terdapat dalam sebuah masjid.

Namun dalam Masjid Agung Sunda Kelapa terdapat bangunan mirip perahu sebagai simbol pelabuhan Sunda Kelapa. Masjid Agung Sunda Kelapa berlokasi di Jalan Taman Sunda Kelapa nomor 16, Menteng, Jakarta Pusat. Selain berkunjung ke masjid megah di Jakarta, kamu juga bisa datang ke Makam Al Hawi Condet untuk menyambut Tahun Baru Islam.

Makam Al Hawi Condet berlokasi di Jalan Raya Condet nomor 44, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur. Untuk menyambut Tahun Baru Islam, kamu bisa datang ke Makam Al Hawi Condet yang dibuka selama 24 jam setiap hari. Kamu bisa menghabiskan waktu untuk berziarah ke makam para ulama.

Lokasi Makam Mbah Priok berada di Jalan Jampea nomor 6, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Makam Mbah Priok merupakan tempat wisata religi yang bisa dikunjungi untuk menyambut Tahun Baru Islam. Makam Mbah Priok selalu ramai dikunjungi para peziarah, terutama ketika liburan.

Di bagian depan Makam Mbah Priok terdapat kolam dan air terjun buatan yang menarik. Air terjun tersebut dikenal sebagai 'Mata Air Barokah'. Masjid Agung Al Azhar berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Masjid megah di Jakarta Selatan ini dibangun pada 1953 an. Masjid Agung Al Azhar didirikan oleh Yayasan Pesantren Islam (YPI). Bangunan Masjid Agung Al Azhar begitu megah dan unik dengan dua pagar tinggi dilengkapi lampu kuning di bagian depannya.

Yusuf Suparman: Saatnya Harus Ada Lembaga Penyelesaian Sengketa Lebih Spesifik Khusus Sepakbola

Previous article

Bagi Rins, Kemenangan Lebih Berarti Saat Kalahkan Rossi daripada Marquez

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *