Lifestyle

4 Jenis Olahraga Ringan yang Baik Dilakukan Saat Berpuasa, Ada Bersepeda hingga Bowling

Bulan Ramadan telah tiba! Kementerian Agama pun telah mengumumkan bahwa awal Ramadan 1440 Hijriah jatuh pada Senin 6 Mei 2019. Tentu umat Muslim telah menjalankan ibadah puasa mulai Senin hari ini.

Ketika berpuasa, tak dipungkiri tubuh akan terasa lebih lemas karena menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam. Namun, tubuh yang lemas saat puasa bukan berarti alasan untuk meninggalkan olahraga. Ketika puasa di bulan Ramadan, olahraga merupakan hal yang penting untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Meski begitu, olahraga yang sebaiknya dilakukan saat berpuasa adalah jenis olahraga yang ringan. Satu di antara jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan kala puasa adalah bersepeda. Saat puasa, bersepeda bisa dilakukan saat pagi hari, setelah salat subuh.

Sebaiknya, bersepeda tidak terlalu lama, cukup sekitar 45 menit agar tidak terlalu capek untuk beraktivitas lainnya. Bersepeda pun bisa dilakukan dengan jenis sepeda statis maupun dinamis. Yoga merupakan olahraga ringan yang tak hanya menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga membantu pikiran tetap rileks.

Yoga juga bisa membantu mempercepat proses detoksifikasi dalam tubuh. Teknik pernafasan yang menjadi inti latihan yoga membantu meningkatkan suplai oksigen ke otak. Sehingga yoga dapat membantu tetap merasa tenang dan berpikir jernih selama berpuasa.

Pilihlah tempat yang tenang dan jauh dari keramaian untuk melakukan yoga. Jalan santai menjadi satu di antara olahraga paling sederhana untuk dilakukan saat berpuasa. Anda bisa berjalan santai sesudah sahur atau sebelum maghrib sambil ngabuburit.

Jalan santai saat berpuasa akan semakin asyik jika dilakukan bersama sama teman. Selain untuk berolahraga, bowling juga menjadi permainan yang asyik untuk dilakukan saat berpuasa. Olahraga bowling membantu tubuh rileks sekaligus tetap berstamina saat Anda menjaga keseimbangan gerak.

Bowling juga seru dilakukan saat menjelang berbuka puasa. Ketika berolahraga saat puasa, tentu ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebab waktunya cukup terbatas. Pertama, pilihlah tempat yang cukup teduh dan sejuk untuk berolahraga dan waktu yang tepat.

Berolahragalah saat pagi atau sore hari. Jangan berolahraga saat siang bolong di mana cuaca sangat panas dan akan membuat tubuh kepayahan saat puasa. Hal ini perlu diperhatikan agar tubuh tidak kepanasan dan tidak mengalami dehidrasi, serta mencegah rasa haus yang berlebihan.

Kedua pilihlah olahraga sesuai kemampuan, jangan memaksakan diri melakukan olahraga yang berat atau ekstrem. Ketiga, perhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka puasa. Ketika berpuasa, tentu Anda wajib mengimbangi nutrisi yang tepat.

Sebaiknya, perbanyak konsumsi makan berserat dan berprotein tinggi sebagai cadangan energi dan menjaga perut kenyang lebih lama.

Pariwisata Sri Lanka Lesu Pasca Teror Bom, Pantai Sepi hingga Banyak Pesanan Hotel Dibatalkan

Previous article

Gelaran PeLAKON Sukses Digelar di Summarecon Mall Kelapa Gading

Next article
Nurofia F
Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu.

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *